my daily activity

Rabu, 08 Oktober 2014

Pendidikan Sepanjang Hayat

        Pendidikan sepanjang hayat, yang sering juga disebut pendidikan seumur hidup dan dalam bahasa inggris disebut Lifelong Education merupakan prmasalahan yang banyak dibicarakan dalam bidang pendidikan. Pendidikan sepanjang hayat mulai pandangan tentang aktual saat topik itu dilontarkan oleh UNISCO sebagai pandangan tentan pendidikan yang mengantisipasi perubahan-perubahan yang ada pada masyarakat seluruh dunia dan negara berkembang peda khususnya. UNESCO dan lembaga internasional lainya mulai melihat problem-problem ketertinggalan, kemiskinan hanya dapat diatasi dengan pendidikan dalam format yang menyesuaikan kebutuhan dan dikenakan pada berbagai kelompok umur termasuk orang dewasa.
  Permasalahan tidak berhenti pada buta aksara saja. Kemajuan teknologi juga menantang mereka yang secara ekonomis tidak bermasalah. Kemampuan menggunakan komputer yang perangakat lunak yang baru, makapara pengguna komputer harus selalu menyesuaikan agar kemudahan-kemudahan yang ditawarkan software baru dapat dimanfaatkan. Pada saat ini, pndaftaran ikut ujian, kursus dan pengumuman keluluan maupun diterima di suatu kursus juga dilewatkan internet sehigga bagi mereka yang terdidik ketergantungan pada teknologi baru dalam informasi makin meningkat.
Pemikiran ini tidak saja untuk dirinya sendiri, tetapi juga untuk peserta didiknya yang akan menjadi generasi yang lebih dituntut untuk mampu menyesuaikan diri daripada guru atau pendidikannya, karena peserta didik akan hidup di era yang tuntutan hidupnya lebih beragam. 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

copyrights @2012

Bahrul Ulum
All rights reserved